Bicaramu Penghapus Kerisauan Batin

Syair Kata Cinta Kekasih - Hmmm malam yang semakin larut menampakkan warna khasnya tak merubah niat para penulis sastra dalam mengabadikan kata hati ataupun peta pikiran yang menumpuk oleh kasih sayang. Disinilah daya tarik yang menarik untuk kita coba renungkan, betapa bahwa menyair (mencipta puisi) agaknya makin bias dengan leluasa dilakukan oleh siapa pun. Tidak lagi ada hambatan psikologis untuk menulis puisi. Malah, setidaknya mulai akhir dasawarsa 1980, menulis puisi telah menjadi semacam kebutuhan bagi sebagian besar orang. Fenomena ini makin menguat ketika puisi termungkinkan menemukan media publikasi dalam berbagai wujud. Tidak hanya Koran atau pun buku. Puisi mulai mudah dan menjadi hal yang lumrah untuk kita semai di blog dan makin memasar pada era penggunaan facebook. Jejaring social yang efektif untuk dihadirkan sebagai media berekspresi. Dari titik era inilah muncul luar biasa banyak penyair, dalam arti orang yang menulis puisi secara intens. Kemudian membukukannya. Secara bersama-sama dengan beberapa penyair lain atau pun sendiri. Mari kita nikmati saja sajian aroma syair berjudul "Bicaramu Penghapus Kerisauan Batin"







Bicaramu Penghapus Kerisauan Batin



aku kagum bagi buat yg berucap:;
" aku mengingat -ingat kekasihku"
adakah aku bisa melupakan
lalu aku masih ingat yg
kulupa.... bicaramu penghapus kerisauan batin

aku mati..
tapi bila mengingat-kekasih..
aku hidup lagi
Kalaulah bukan karena kecintaanku padamu
aku tak akan hidup
aku hidup dengan harapan
dan aku mati karena rindu.....harapannya terhiasi tanaman pepohonan sejuk
bicaramu penghapus kerisauan batin





Berapa kali aku hidup melalu harapan padamu
dan berapa kali aku telah mati....
aku meminum air cinta dari piala ke piala
namun piala tetap penuh jua
rindu .....tak henti-hentinya....bicaramu penghapus kerisauan batin

Harapan terindah tatkala pemandanganmu sayang
wahai yang dimabuk cinta
wahai yg tercekam rindu karena perpisahan panjang
bersabarlah, siapa tahu esok
engkau bertemu kekasih yang kamu cinta
bicaramu penghapus kerisauan batin
berkatalah pagiku kapankah bertemu ?


Hmmm... udahan dulu yach embun yang masih bening akan tampak menjadi titik kebeningan saat kedua mata kita memandangnya walaupun hati terdalammu terasa pengantar sepi. Salam Rindu, Terima Kasih.πŸ˜ƒπŸ˜ŠπŸ˜


Baca juga iyach... sebelum mengantuknya membuatmu terbaring dalam lelap yukk ngopi duluπŸ˜ƒ













Komentar

Postingan populer dari blog ini

Butuh Pengobatan Kata Bermaknamu

Bukankah Perkataanmu Kehalusan Bunga

Bertasbihnya Pagi Kebeningan Berembun