Beribu Pasir Kerinduanku Berterbangan
Syair Kata Cinta Kekasih - Sahabat bukan hanya ada di kala senang dan susah. aku sendiri yang menerawang sejauh keberadaannya sampai meninggalkan luka. Saat itulah sahabat adalah dimensi yang keberadaannya tidak menentu. aku menuliskannya beberapa tahun lalu 2010 silam sampai tiada hujung menerapi kesendirianku. Puisi dan frasa ini tidak akan terlahir jika luka itu tidak pernah ada. aku pernah terluka. aku pernah terkutuk waktu beberapa lama. Percuma bertahun-tahun, setiap detik, setiap hari bahkan setiap bulan tidak akan ada yang menyembuhkannya selain waktu, di saat yang sama ada rasa yang luar biasa menyembuhkan luka-luka karena benturan tajam menghujam itu dan ketahuilah itulah obat yang di tunggu kehadirannya. Hmm inilah segelintir kata yang menjadi sepenggal frasa nada kata yang merangkaikan rasa. Yuk simak syair berikut ini :
Malam ini bagaimana aku bisa merangkai kata
Sementara malam tak memberi bintang
Bagaimana pula setiap untaian kata bisa terangkai
Beribu pasir kerinduanku berterbangan
Ketika tak ada satupun kata yang bisa mewakili rasa
Hatimu terpahat tetesan puisi senjaku

Kau tahu, tak ada yang bisa mewakili rasa ini
Karena tak kutemukan caranya
Karena kau adalah keindahan yang tak terwakili oleh kata
Kau adalah melodi yang tak bernada
Beribu pasir kerinduanku berterbangan
Kau adalah puisi yang tak bersyair
Kau tahu bahkan hujan yang begitu romantis diakhir Oktober pun
Tak mampu mewakili rasaku padamu
Rasa ini membuatku semakin gila oleh candunya
Beribu pasir kerinduanku berterbangan
Walau kau sedikit pun tak mau pedui kau tahu aku akan tetap bertahan
Bersabar menanti sama seperti daun
Yang bersabar menanti hempasan hujan
Beribu pasir kerinduanku berterbangan
Beribu Pasir Kerinduanku Berterbangan
Malam ini bagaimana aku bisa merangkai kata
Sementara malam tak memberi bintang
Bagaimana pula setiap untaian kata bisa terangkai
Beribu pasir kerinduanku berterbangan
Ketika tak ada satupun kata yang bisa mewakili rasa
Hatimu terpahat tetesan puisi senjaku

Kau tahu, tak ada yang bisa mewakili rasa ini
Karena tak kutemukan caranya
Karena kau adalah keindahan yang tak terwakili oleh kata
Kau adalah melodi yang tak bernada
Beribu pasir kerinduanku berterbangan
Kau adalah puisi yang tak bersyair
Kau tahu bahkan hujan yang begitu romantis diakhir Oktober pun
Tak mampu mewakili rasaku padamu
Rasa ini membuatku semakin gila oleh candunya
Beribu pasir kerinduanku berterbangan
Walau kau sedikit pun tak mau pedui kau tahu aku akan tetap bertahan
Bersabar menanti sama seperti daun
Yang bersabar menanti hempasan hujan
Beribu pasir kerinduanku berterbangan
Komentar
Posting Komentar